Wednesday, December 19, 2012

Contoh Jurnal Pemasaran


Contoh Jurnal Pemasaran ~ Pada artikel sebelumnya,diblog ini sudah membahas berbagai macam pengetahuan mengenai dunia kampus,seperti   Makalah Model Osi,Makalah Normalisasi,Makalah Negara konstitusi.dan pada kesempatan kali ini,saya memberikan sedikit pengetahuan mengenai Jurnal Pemasaran.

Oke Langsung saja kita kepokok permasalahan,dan saya akan memberikan salah satu contoh jurnal pemasaran.



Judul :
Mengukur Jumlah Paparan TVC yang Efektif Biaya untuk Menimbulkan Dampak Attention, Interest, dan Action pada Konsumen Kota Jambi
ABSTRAK :
Penelitian ini berusaha mengungkapkan peran TVC (TV Commercial / iklan televisi) dalam keputusan konsumen berdasarkan model hirarki tanggapan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), dan mengukur berapa paparan iklan yang diperlukan untuk mencapai tujuan dalam setiap tahapan pada model tersebut. Hal ini penting dilakukan karena TVC sangat mahal sehingga penempatan dan jumlah paparan yang tidak sesuai dapat merugikan pemasang iklan. Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama (pendahuluan) adalah untuk mengetahui kategori produk mana yang menjadi kebutuhan penting (diluar kebutuhan primer). Dari hasil FGI didapatkan 6 (enam) kategori produk yang dianggap merupakan kebutuhan penting, dan para responden juga memiliki recall yang baik terhadap TVC yang berhubungan dengan keenam kategori tersebut. Pada tahap kedua dilakukan wawancara mendalam (depth interview) terhadap 30 responden dengan panduan pertanyaan yang dikembangkan dari pertanyaan FGI. Pada tahap ini, keenam kategori produk beserta TVC yang berhubungan dengan produk tersebut dijadikan stimulus agar depth interview terfokus dan tujuan penelitian dapat tercapai. Kemudian dilakukan analisis deskriptif terhadap hasil depth interview, dan ditemukan hal-hal sebagai berikut (generalisasi):
 1. Audiens memiliki recall terhadap TVC, terutama TVC yang berhubungan dengan merek yang digunakannya atau TVC yang memiliki kreatifitas yang menyentuh emosi misalnya TVC yang lucu atau menampilkan kehidupan yang sesuai dengan kehidupan audiens.
 2. Hanya dibutuhkan maksimal 2 paparan untuk membuat konsumen dapat mengasosiasikan TVC dengan merek yang mengiklankannya. Pengasosiasian ini penting untuk mendapatkan dampak brand image serta memasukkan merek ke dalam kelompok kesadaran (awareness group) sehingga memiliki peluang untuk masuk ke dalam kelompok alternatif pilihan dalam tahap pencarian informasi (pada model proses pengambilan keputusan lima tahap).
3. Hanya dibutuhkan maksimal 3 paparan untuk mendapatkan dampak Attention. Dampak ini penting karena merupakan langkah awal untuk memasukkan suatu merek ke dalam kelompok alternatif pilihan dalam tahap pencarian informasi dan tahap evaluasi alternative (pada metode proses pengambilan keputusan lima tahap).
 4. Untuk mendapatkan dampak Interest, ada perbedaan antara ketiga jenis produk consumer goods. Untuk convenience goods hanya dibutuhkan maksimal 4 paparan untuk membuat calon pembeli memiliki “rasa ingin tahu lebih banyak” tentang merek yang diiklankan. Namun untuk shopping goods dan luxury goods lebih rumit. Dampak interest penting karena merupakan langkah berikutnya untuk memasukkan suatu merek ke dalam kelompok alternatif pilihan dalam tahap evaluasi alternatif (pada proses pengambilan keputusan lima tahap).
 5. Sedangkan untuk mendapatkan dampak Desire dan Action, hanya pada convenient goods yang dapat diukur, sedangkan untuk dua jenis produk konsumen lainnya sulit untuk diukur, dan cenderung pembelian lebih banyak dipicu oleh faktor lain di luar TVC. Dari temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pemasang iklan dapat mengkomunikasikan mereknya melalui TVC secara efektif biaya dengan terlebih dahulu menetapkan tujuan komunikasi dan kemudian mengukur secara spesifik (berdasarkan kategori produk dan siklus daur hidup merek) jumlah paparan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Penempatan TVC secara kontinu diperlukan namun dengan jumlah yang sesuai dengan hasil pengukuran, penempatan TVC yang kontinu akan menjadi reminder bagi konsumen Kemudian disarankan untuk mencocokkan jadwal penempatan dengan kebiasaan media konsumen, serta membuat kreatif pesan TVC yang bervariasi dan sesuai dengan faktor demografis segmen sasaran

terima Kasih,semoga bermanfaat....

salam berbagi...!!

2 comments:

HACKER STYLE said...

gan, ada refrensi gak untuk belajar menulis jurnal?

Adhye 08Agustus said...

sebenarnya ad brother,tpi d blog in sya belum tulis materinya..
mungkin pada artikel selanjutnya saya akan berikan sedikit tata cara penulisan jurnalnya..

terima kasih..